
Saya tidak bisa banyak berkata-kata setelah mendengar lagu-lagu dalam CD album terbaru Iwan Fals Keseimbangan yang launching pada 20 Februari 2010 di rumahnya desa Leuwinanggung Depok. Beberapa kali memutar dua belas lagu yang ada saya cukup berkomentar bahwa album ini kaya dengan musik. Tentu saja tetap diimbangi dengan materi lagu yang berkualitas dengan lirik-lirik yang sebagian kritis, namun lebih didominasi dengan lagu-lagu yang memberi pesan untuk kelestarian alam.
Album Keseimbangan ini sebenarnya memuat sepuluh lagu 'lama' dan dua lagu baru. Lagu lama yang saya maksud adalah lagu-lagu uncommercial Iwan Fals yang rekaman livenya banyak dimiliki penggemar. Namun lagu-lagu itu semua dikemas dalam racikan baru, fresh, clingg.. Dua lagu baru yang tidak pernah saya dengar sebelumnya adalah lagu Ya Allah Kami dan lagu berjudul unik, ^O^ yang disini mbak Yos (istri Iwan) ikut menjadi backing vocal.
Pada paragraf awal saya katakan album ini kaya dengan musik, mungkin karena ada Totok Tewel sebagai lead guitar yang membuat musiknya terasa berbingkai rock?. Namun tentu saja semua pemain band berperan besar dalam hidupnya lagu-lagu dalam album ini yaitu mas Heirrie (bass - yang juga melakukan mixing), mas Edi (keyboard) serta mas Deni (drum). Tapi aah.. saya bukan pengamat musik, hanya penikmat biasa saja yang cuma bisa mengatakan sebuah lagu enak atau tidak berdasar selera pribadi dan kadar sensitif gendang telinga saya.
Yaaaah, daripada berpanjang lebar.. ngomong ini dan itu yang kalau ndak sengaja salah ketik bisa-bisa menyinggung perasaan beberapa orang (hehehe)... lebih baik dengarkan sendiri lagu-lagu di album Keseimbangan ini, dan sampaikan atau simpan komentarmu.
Perhatian: dibawah ini rekomendasi saya PRIBADI lho ya, bukan titipan atau atas nama Iwan Fals, Tiga Rambu, manajemen atau tukang parkir di pasar hehe, lha wong saya ndak ada sangkut pautnya dengan mereka. Saya cuma penggemar biasa boss.. penggemar yang menikmati musik berkualitas dan lirik lagu yang inspiratif.. hehe..
Rekomendasi saya pribadi tentang album ini... Silahkan dibeli, lumayan bagus dan ndak begitu mengecewakan (itupun kalau punya uang, kalau belum ada uangnya, jangan nyolong.. dosa! mending pinjem kaset/cd punya temen). Album ini recomended untuk didengarkan dirumah, dimobil atau bahkan di warung-warung. Juga sangat recomended dimiliki untuk langsung disimpan tanpa dibuka plastik segelnya sebagai koleksi. Mengapa? karena desain cover album ini keren. Konsep cover yang belum pernah ada pada album-album Iwan Fals sebelumnya.
Tapi untuk sekarang album ini tidak dijual di toko kaset/cd. Album ini cuma bisa dibeli di kantor PT.Tiga Rambu yaitu di Leuwinanggung (rumah Iwan Fals), atau beli secara online melalui situs resmi Iwan Fals (iwanfals.co.id). Kenapa begitu? Karena Iwan Fals sekarang memilih jalur indie untuk distribusi album terbarunya. Iwan Fals mempunyai label sendiri yaitu Fals Record.
Musik bagus.. asik.. ajiiib, lirik oke, cover keren..... Benar-benar seimbang.... (meski kata beberapa kawan harganya ndak seimbang dengan kantong mereka :P)
Ini dia list lagu dalam album Iwan Fals KESEIMBANGAN
1. Suhu (lirik Subur Raharja)
2. Ya Allah Kami
3. Hutanku (lirik MS Kaban)
4. Pohon Untuk Kehidupan (lirik Muh. Ma'mun)
5. Tanam Siram Tanam
6. Ayolah Mulai
7. Aku Menyayangimu (lirik KH Mustofa Bisri)
8. ^O^
9. Sepak Bola
10. Kuda Coklatku
11. Jendral Tua
12. Malahayati (Lirik Endang Murdopo)
Sebagian besar lirik lagunya sudah pernah saya post di blog ini jauh sebelum album Keseimbangan rilis.
Tambahan: Mohon maaf saya tidak post liputan konser Launching Album Keseimbangan yang diselenggarakan pada 20 Februari 2010 mulai jam 19.30 WIB, meskipun saya bisa hadir disana. Toh di TV juga disiarkan meski tidak utuh :)
Sahabat semuanya, terima kasih sudah rutin mengunjungi blog ini dan mengapresiasinya. Terima kasih untuk mas Iwan, mbak Yos, mbak Titin, Cikal, Kresnowati, Silla, Ferry, mas Manto, Firman dan keluarga besar Tiga Rambu lainnya. Serta tidak lupa spesial buat pemain band mas Heirrie, mas Edi, mas Deny, mas Toto. wis ah, pokoknya semuanya. Saya mau istirahat dulu, capek.. hehehe... Oke kawan-kawan, sampai ketemu lagi di post berikutnya yang entah kapan.. itupun kalau ndak males.. :P
Sabtu, 20 Februari 2010
ALBUM KESEIMBANGAN
Kamis, 11 Februari 2010
BERITA DUKA
SEGENAP KELUARGA BESAR BPW Oi SULAWESI SELATAN DAN BPK Oi KOTA MAKASSAR MENGUCPAKAN RASA BELA SUNGKAWA ATAS TELAH BERPULANGNYA KE RAHMATULLAH AYAHNDA MANTAN KETUA Oi KOTA MAKASSAR ARFANDY A. CARONGE PADA MALAM KAMIS JAM 21.00 DIRUMAH SAKIT SEMOGA AMAL DAN IBADAHNYA DITERIMA SISI ALLAH S.W.T
Jumat, 29 Januari 2010
SAKSIKAN IWAN FALS DI KICK ANDY

Perlu waktu dua tahun bagi seorang Andy F. Noya untuk mengundang Iwan Fals menjadi bintang tamu pada acara talk show yang dipandunya di Metro TV yaitu Kick Andy. Akhirnya penantian panjang Andy berakhir juga ketika Rabu malam, 27 Jan 2010, Iwan Fals bersedia menjadi bintang tamu di Kick Andy. Selama ini Iwan Fals jarang sekali tampil di TV pada acara talk show sekelas Kick Andy.Dengan berjaket hitam dan bercelana jeans, Iwan Fals mengakui sulit untuk hadir di Kick Andy karena selain waktunya yang mepet juga ngeri menjawab pertanyaan - pertanyaan Andy Noya yang tanpa kompromi. Iwanfalsmania.blogspot.com beruntung dapat kesempatan untuk hadir langsung pada syuting acara tersebut.
Tidak terlalu banyak hal baru yang ditanyakan Andy kepada Iwan Fals, paling tidak diantara rekan - rekan Oi dan Falsmania sudah sering mengetahui pertanyaan dan jawaban yang terlontar di acara itu. Seperti masalah intrograsi di Pekanbaru, pelarangan tur 100 kota, sejarah lagu hits, asal muasal nama FALS dibelakang nama Iwan, kisah asmaranya dengan Rosana, dan tentang keluarga.
Tapi diantara pertanyaan - pertanyaan tersebut, Andy (yang dulunya adalah adik kelas Iwan Fals waktu kuliah dan sama-sama drop out), mempunyai keberanian lebih untuk melontarkan pertanyaan yang bagi kebanyakan orang "tabu" ditanyakan kepada Iwan Fals. Akibatnya Iwan Fals seperti membuka "luka lamanya" dan tampak air mata yang tertahan di raut wajahnya. Iwan Fals makin terlihat terpojok dengan rangkaian pertanyaan itu.
Bintang tamu yang dihadirkan oleh Kick Andy adalah teman - teman Iwan Fals saat masih di Grup Babadotan, yaitu Gumgum dan Egi. Babadotan adalah band ‘pertama’ Iwan Fals. Agak kaget juga mengetahui Egi sekarang berprofesi sebagai pemain sinetron sedang Gumgum seorang pemain musik country yang handal. Keharuan nampak diwajah Iwan Fals terutama ketika Kick Andy menghadirkan Gumgum, rasa kangen yang begitu memuncak mengalir diantara mereka karena Iwan Fals dengan Gumgum sudah 30 tahun tidak pernah bertemu. Lalu mereka bernostalgia dengan membawakan lagu mereka yang berjudul "Si Penggembala Sapi". Lagu berirama country tersebut merupakan lagu andalan Group Babadotan karena berhasil menjuarai Kontes Lagu di Universitas Trisakti.
Selain itu dihadirkan pula Pak Engkus, dulunya adalah montir yang merangkap sebagai "manager" Iwan Fals ketika awal ia meniti karir di Bandung lewat panggung - panggung kawinan dan sunatan. Dari Pak Engkus pula nama FALS disematkan kepada Iwan Fals.
Di acara tersebut Iwan Fals juga membawakan 5 buah lagunya yaitu: Bongkar, Oemar Bakrie, Suhu, Aku Menyayangimu dan Hio secara akustik. Dan pada akhir acara, Andy memberi sebuah kenang-kenangan kepada Iwan Fals. Syuting ini dihadiri oleh kawan-kawan Oi, Falsmania, mahasiswa UII serta beberapa undangan.
Nah, penasaran dengan jawaban Iwan Fals dan teman - teman dekatnya?. Saksikan Acara Kick Andy di Metro TV setiap Jum'at pukul 21.30. Khusus edisi Iwan Fals ini rencananya akan ditayangkan tanggal 5 Februari atau 12 Februari 2010 jam 21.30 WIB. Bisa dikatakan Kick Andy dengan bintang tamu Iwan Fals ini adalah salah satu edisi yang terbaik. Nah kita tunggu saja. (fendi for iwanfalsmania.blogspot.com)
Sabtu, 16 Januari 2010
CERITA LAMA SOSOK IWAN FALS

Virgiawan Listanto, publik lebih mengenalnya sebagai Iwan Fals. Namanya membumbung setelah mengeluarkan album bertitel Oemar Bakri pada tahun 1981, suami dari Yos dan ayah dari (Alm) Galang Rambu Anarkhi serta Anisa Cikal Rambu Basae ini benar-benar telah menjadi idola sejak menelurkan album “Buku Ini Aku Pinjam” dan “Mata Dewa” pada warsa 1988. Karirnya semakin melebar sejak mendirikan grup Swami dengan hits Bento dan Bongkar di warsa 1990 yang kemudian dicekal penayangannya di televisi karena pembesar rezim saat itu merasa tersinggung dan gak mau disinggung.
Dilahirkan di tanah Jakarta pada tanggal 3 September 1963, sebagai anak kelima dari sembilan bersaudara dari pasangan Haryoso dan Lies, Iwan berangkat remaja dan bergaul bersama anak-anak berbagai lapisan. Iwan yang ngamen dari satu warung ke warung lainnya pergaulan Iwan dengan berbagai kalangan ini sangat mempengaruhi lirik-lirik lagu ciptaannya yang sebagian besar bernada kritik sosial dan opini pedas.
Ketika SMP Iwan disekolahkan ke Jeddah, di sana Iwan tinggal bersama tantenya yang memasukkan dia ke sekolah khusus anak-anak Indonesia yang muridnya cuma beberapa puluh orang saja. Iwan menggambarkan masa-masa itu sebagai masa penuh siksaan batin, karena hampir setiap hari ia rindu untuk bisa pulang ke tanah air “Sungguh saya nggak betah. Yang ada dalam pikiran saya waktu itu cuma satu, bagaimana caranya balik ke Indonesia. Bagaimana supaya bisa berkumpul kembali dengan keluarga dan teman-teman,” ujar Iwan mengenang.
Iwan Fals – Suara Lantang Anak Bangsa Tapi kesempatan yang singkat itu dimanfaatkan oleh Iwan untuk pergi ke Ka’bah. Di sana ia berdoa meminta pada Tuhan agar ditunjukkan jalan untuk kembali. “Saya bilang waktu itu saya akan bersungguh-sungguh menjadi penyanyi yang tenar,” ujarnya tersenyum. Do’annya ternyata dikabulkan. Maka pulanglah Iwan sambil membawa gelar haji.
Begitulah Iwan Fals, kehidupannya penuh lika-liku perjuangan. Ketika namanya sudah dikenal orang pun, Iwan masih sering ngamen dan bahkan pernah jadi supir omprengan Pasar Minggu-Depok, pp.
Ketika berumur 20 tahun di tahun 1981, Iwan menelurkan album Oemar Bakri, sejak itu album-album bernada kritisnya beredar di pasaran. Di Pekanbaru ia pernah ditahan selama seminggu. Lalu di Kramat V Jakarta, pernah harus lapor tiap hari, diinterograsi selama tiga bulan.
Kepopuleran nama Iwan membuat sutradara Sopan Sophian mengajaknya bermain dalam film berjudul “Damai Kami Sepanjang Hari”. Film ini menceritakan tentang kehidupan pengamen jalanan, diproduksi tahun 1984 dan diilhami dari lagu karya Iwan yang berjudul sama.
Meski demikian, nama Iwan benar-benar melekat di hati para remaja sejak ia menggandeng Ian Antono (God Bless) untuk membantu penggarapan album-albumnya. Ian menerjemahkan pekikan Iwan lewat musik yang terpengaruh sentuhan rock. Maka lahirlah album Buku Ini Aku Pinjam (1988), sebuah album berlirik sederhana, komunikatif, tapi tidak klise, berpadu dengan gitar Ian yang garang. Jadilah album ini digandrungi remaja. Album selanjutnya, Mata Dewa (1988) ternyata tak kalah sukses. Tawaran show pun berdatangan dari berbagai penjuru tanah air. Pada saat itu ia mungkin tidak pernah terpikir bahwa satu saat dirinya akan melambung ke puncak popularitas bersama Saung Jabo, Naniel, nartoe, Innisisri, Jerri, dan Tatas. Setahun kemudian, Jerri dan Tatas digantikan oleh Totok Tewel dan Yockie Soerjaprayogo mereka mengeluarkan album berjudul Swami (produksi Pt Airo Swadaya Stupa pada bulan Maret 1990 dengan mengandalkan lagu Bento dan Bongkar
Album Swami menjadi album terlaris sepanjang tahun 1990 karena dalam kurun waktu tiga bulan mencapai angka penjualan 400 ribu keping!
Swami bubar pada tahun 1991. Iwan kemudian asyik dengan kelompok Kantata Takwa yang antara lain beranggotakan Rendra dan Setiawan Djodi. Pada tahun 1992, Iwan meluncurkan album Belum Ada Judul (Harp Record) dimana ia mendapat bayaran bersih Rp200 juta! Saking ngetopnya Iwan ketika itu, sampai anak-anak SLTA di Yogyakarta banyak mengganti badge Osis di baju seragamnya dengan gambar Iwan Fals.
Tahun demi tahun pun lantas dilalui Iwan. Di tahun 2001, Iwan baru saja mendukung pertunjukan Nyanyian Anak bangsa yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail marzuki, Rabu (11/4) lalu. Selain Iwan pertunjukan dimaksudkan sebagai kegiatan intropeksi diri melalui kesenian itu juga didukung oleh Fanky Sahilatua, Leo Kristi, H Sujiwo Tejo, Doel Soembang, Connie Dio serta banyak musisi lainnnya. Tak ketinggalan juga penyair Taufik Ismail dan Jose Rizal Manua.
Oi Iwan adalah sosok penyanyi yang dipuja dan cintai penggemarnya karena keberanian dan lantangan lagu karya ciptaannya. Untuk para penggemar setianya itu Iwan telah mendirikan YOI (Yayasan Orang Indonesia). Bersama teman-temannya di Yayasan Orang Indonesia yang Moch Ma’mum (wakil) Endy Aras (sekretaris) dan Yos (istri Iwan Fals sebagai bendahara) serta Iwan sendiri sebagai ketua, mereka sepakat untuk mendirikan Oi yang tidak ada arti atau singkatan hanya sebutan yang bermaksud seruan atau panggilan.
Keberadaan Oi ini tentu saja menambah kedekatan Iwan dengan para fansnya. Kongres pun beberapa kali diadakan dan hasil signifikannya yaitu diputuskan empat garis besar untuk kegiatan Oi yaitu olahraga, niaga, perpustakaan dan kesenian. Satu syarat lagi Iwan berharap Oi tidak jadi partai politik sebab itu melanggar dari maksud dan tujuan dibentuknya Oi meskipun masa Oi lebih banyak dari jumlah masa parpol manapun di Indonesia :D Dan sampai saat ini Iwan Fals masih lantang menyuarakan suaranya sebagai anak bangsa.
Album Baru Iwan Fals Akan Rilis Tanpa Label

Hujan mulai membasahi kawasan Leuwinanggung tempat berlangsung konser bulanan Iwan Fals. Namun penonton yang menyesaki konser ”Terakhir” Iwan Fals di tahun 2009 di Leuwinanggung tetap memadati panggung yang sore itu dihiasi dengan ornamen warna cokelat. Terasa begitu teduh, seperti menjadi warna selamat datang kepada tuan rumah yang baru saja pulang menunaikan ibadah haji pada 17 Desember 2009 lalu.
Adalah Ipang (BIP) dan Be3 sore itu menjadi bintang tamu bulanan Iwan Fals yang memang selalu menghadirkan kejutan berupa bintang tamu yang tak diinformasikan terlebih dahulu. Sebelumnya ada Ian Antono, Tere, Tipe-X, Sherina, Peterpan, Dewi Sandra, Glen Fredly, dan Slank yang menjadi bintang tamu konser bulanan.
Sore itu seperti yang dijanjikan memang banyak memberikan kejutan. Kejutan bahwa Iwan Fals sudah bertitel Haji sore itu adalah salah satunya. Saya yang sempat diminta keatas panggung untuk memberikan secara simbolis langsung ke Iwan Fals beberapa piagam dari lagu Iwan Fals yang masuk daftar Rolling Stone 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa melihat sosoknya terlihat sehat dengan rambut tercukur rapi. Iwan juga sempat bercerita sejenak tentang pengalaman naik haji. Termasuk sebelum membawakan lagu ”Adzan Subuh Masih Di Telinga.” Menurut Iwan. “Lagu ini pula yang mendorong saya untuk naik Haji… ketika lihat Ka’bah… wah!”
Lagu ”Besar dan Kecil” yang bercerita tentang perseteruan Buaya vs Cicak yang diciptakan Iwan Fals di tahun 1992, jauh sebelum balada Cicak Vs Buaya di tahun 2009 mengemuka menjadi lagu pembuka konser yang bertema ”Keseimbangan.”
Namun kejutan yang luar biasa tentunya adalah adanya album baru Iwan Fals. Iwan Fals di atas panggung di Leuwinanggung dihadapan sekitar 1000 penggemarnya yang memadati konser bulanan menegaskan bahwa album barunya akan segera dirilis pada 15 Januari 2010. Dan berita besar bagi Industri musik di Indonesia album baru Iwan Fals yang rencananya berjudul Keseimbangan ini hanya dapat dipesan via website Iwan Fals, www.iwanfals.co.id. Inilah kejutan pada musik Indonesia. Iwan Fals meninggalkan zona nyaman sebagai artis. Lepas dari label rekaman besar dan berniat mempromosikan album barunya lewat cara mereka sendiri. Strategi yang sebelumnya sudah ditempuh oleh Slank, Naif, dan Gigi.Iwan Fals menjelaskan hal tersebut saat mengenalkan jajaran tim dari manajemen Tiga Rambu yang terdiri dari Yos (istri Iwan Fals) , Cikal (anak Iwan Fals), Titin, Kresnowati, dan Silla serta beberapa nama lagi yang tidak bisa disebut satu-persatu. Adalah Kresnowati orang yang selama ini kerap menjadi MC di acara-acara konser Iwan Fals dan termasuk orang lama di OI yang juga memberikan info akan adanya album baru ini.
Kejelasan informasi akan album baru tanpa dirilis oleh label manapun itu itu makin diperkuat saat saya bertemu langsung dengan Yos (istri dan manajer Iwan Fals) ketika Iwan Fals sedang memberikan keterangan pers setelah acara konser bulanan minggu sore itu berakhir. ”Musica label lama dan Falcon Music sebuah label baru mau membantu mengedarkan album baru Iwan Fals ini, namun kami mau mencoba rilis dengan cara kami sendiri dulu,” kata Yos dengan tersenyum penuh makna.
Sore itu di Leuwinanggung memang terlihat sosok Indrawati Widjaja atau akrab disapa Acin datang menyaksikan konser terakhir Iwan Fals di tahun 2009. Bekas bos Iwan Fals tersebut rupanya ingin melihat secara langsung aksi Iwan Fals yang selama ini belum terlaksana karena selalu terbentur masalah jadwal. ”Akhirnya bisa hadir juga ke Leuwinanggung,” katanya. Beberapa undangan termasuk Tere, Alexa, Cholil Efek Rumah Kaca terlihat diantara penonton. ”Doakan saja supaya saya tidak malas rekaman, jadi mulai tangga 15 Januari 2010 sudah bisa bisa dipesan album baru saya,” kata Iwan Fals yang menutup konser bulanan dengan lagu ”Mata Dewa” berkolaborasi dengan Ipang dan Be3.
20 Nominator KaryaKita Terbaik periode Desember

KaryaKita merupakan bentuk kegiatan yang diadakan oleh Tiga Rambu untuk mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi menyambut Konser Bulanan 2009 Iwan Fals & Band di PanggungKita (Leuwinanggung, kediaman Iwan Fals).
Pada Konser Bulanan terakhir di tahun 2009, KESEIMBANGAN (26/12/2009), telah dipamerkan 20 kalimat bijak/nasehat/motivasi yang bertema tentang keseimbangan hidup.
Berikut adalah 20 KaryaKita periode Desember -Kalimat Bijak/Nasehat/Motivasi 'Keseimbangan Hidup':
Agam Sunandar di Jakarta, dengan karya:
"Cinta terhadap alam, cinta terhadap sosial, cinta sesama manusia dan cinta terhadap diri sendiri merupakan suatu keseimbang cinta dalam hidup ini."
Dian Rosdiana di Kuningan, dengan karya:
"Bersyukurlah jika kau jadi langit, karena kau adalah peneduh panas bumi. Lalu bersyukur pulalah jika kau jadi bumi, karena kau adalah wadah airmata langit. Dimanapun posisi kita, tetaplah kita manusia yang saling memberi, bermanfaat, dan menguatkan."
Gideon Aji Waskito di Bitung, dengan karya:
"Kebahagiaan timbul karena rasa syukur, kesedihan timbul karena hawa nafsu."
Syihab Zulqoid Taher di Depok, dengan karya:
"Jangan pernah malu karena hitam dan jangan pernah sombong karena putih. Karena hitam dan putih merupakan keseimbangan hidup dalam menghargai dan menghormati."
Rizal Ginanjar di Bandung, dengan karya:
"Berkaryalah.. Karena diam hanya memperolok angan-angan, sedang resah tak bisa ditukar uang. Dan gelisah tak dapat membayar utang.."
Sarwin di Medan, dengan karya:
"Jangan pernah berpikir untuk berbuat jahat karena hidup ini sementara, sebab Tuhan tidak memberi tempat di dunia untuk kita sembunyi dari pandangannya."
Okris Iqro'rul di Sidoarjo, dengan karya:
"Kemauan tanpa kemampuan adalah hampa, kemampuan tanpa kemauan adalah sia-sia. Keseimbangan hidup antara kemauan dan kemampuan adalah lebih berarti."
Aan Noegroho Soepriadi di Boyolali, dengan karya:
"Di dalam hidup tak ada sesuatu yang bisa disebut kebetulan, melainkan semua telah berjalan pada takdir yang digariskan. Dan tak ada kejadian yang tercipta secara sia-sia. Semua pasti ada pelajaran untuk kita renungkan."
Haryo Danurwendo di Jember, dengan karya:
"Tuhan menciptakan Pelangi di akhir setiap badai, tawa di tiap tetesan air mata, berkat di tiap cobaan, dan jawaban bagi tiap doa."
Jejen Jaelani di Tasikmalaya, dengan karya:
"Perkayalah jiwa dengan menerima kegagalan. Karena kegagalan bukan suatu kehancuran dan keterpurukan. Tetapi ia sebagai sarana pembelajaran yang sebenarnya yang secara tidak langsung terus menggali potensi diri yang lama terpendam."
(Bagi 10 karya yang terpilih diatas, berhak mendapatkan Pin Nominator.)
Pin nominator adalah pin yang dibuat khusus untuk Nominator KaryaKita, tidak diperjualbelikan.
---
Tyo Pras, dengan karya:
"Jangan selalu mengeluh dan putus asa dalam menghadapi masalah atau rintangan hidup tapi cobalah untuk menemukan makna keseimbangan didalamnya karena dengan begitu beban hidup akan terlepas dengan sendirinya dan keseimbanganlah yang akan mengakhiri kesenjangan."
Utomo Priyambodo di Bekasi, dengan karya:
"Saat kita merasa hidup terasa begitu sulit, ingatlah bahwa kelak masih ada surga. Saat kita tengah merasa begitu bahagia, ingatlah bahwa kelak masih ada neraka."
Nano Supriatno di Bandung, dengan karya:
"Ada malam ada siang, namun keseimbangan bukan hanya tentang berpasangan. Sekali berbuat buruk, lalu berbuat baik. Tapi keseimbangan bukan pelengkap. Keseimbangan adalah mencintai skenario tuhan dalam keadaan apapun. Karena keseimbangan adalah proses."
Prihandono Sabputra di Depok, dengan karya:
"Tidak selamanya nasib manusia selalu ada di bawah. Dan tidak selamanya nasib manusia selalu ada di atas. Keseimbangan berusaha dan kemauan adalah kunci dari keberhasilan."
Epi Helpian di Bogor, dengan karya:
"Kedahsyatan sebuah doa adalah penyeimbang hidup, ketika kita sedang berusaha menggapai cita-cita… ketika kita dalam keadaan suka dan duka dan ketika kita sadar bahwa hidup adalah sebuah pengembaraan atas kehendak Tuhan."
Agung Pratama Gusdiana di Tasikmalaya, dengan karya:
"Dibalik tolong menolong ada hikmah yang tak terhingga dan kepuasan hati. Keseimbangan ada ketika tolong menolong menjadi sebuah keinginan bukan tuntutan."
Asri Baskara Adiguna di Tangerang, dengan karya:
"Sebuah kekurangan tidak akan menindas adanya kelebihan dalam diri kita. Tuhan menjadikan hidup lebih berarti dengan sebuah keseimbangan."
(Bagi 7 karya yang terpilih diatas, berhak mendapatkan Pin Nominator dan merchandise eksklusif Tiga Rambu -kaos edisi Konser Bulanan 2009.)
---
3 Terbaik
Juara 1
La Ode Syachrul di Bontang, dengan karya:
"Hidup adalah perjuangan untuk menggapai cita-cita menuju kehidupan yang hakiki di hadapan Sang Khalik. Keseimbangan hidup adalah upaya menyelaraskan antara "perjuangan" dan "cita-cita". Cita-cita tanpa perjuangan bagai jiwa tanpa raga. Perjuangan tanpa keseimbangan bagai sungai tanpa air."
Juara 2
Alhadi Haq di Depok, dengan karya:
"Kaki adalah tumpuhan untuk menjaga keseimbangan. Tapi itu tiada artinya tanpa kuda-kuda yang kokoh untuk menahan segala serangan. Begitupun dalam menjalani hidup ini diperlukan hati dan jiwa yang bersih penuh kesabaran. Dan keikhlasan merupakan harga mati."
Juara 3
Hendro Sasongko di Bandar Lampung, dengan karya:
"Akal yang sehat akan selalu berpikir hal-hal yang positif. Raga yang sehat akan mengaplikasikan hal-hal positif yang lahir dari akal yang sehat. Ruh yang sehat akan mengontrol kerja akal dan kerja raga. Keseimbangan adalah sumber kebaikan hidup."
(Bagi 3 Terbaik, berhak mendapatkan Pin Nominator, merchandise eksklusif Tiga Rambu -kaos edisi Iwan Fals, dan kaos edisi Konser Bulanan 2009 yang ditandatangi oleh Iwan Fals.)
---
Untuk para nominator di JABODETABEK, hadiah dapat diambil di kantor Tiga Rambu (Leuwinanggung no. 19 Cimanggis-Depok), pukul 11.00-17.00, pada hari kerja. Silahkan menghubungi tim KaryaKita terlebih dahulu di karyakita@hotmail.com untuk pengambilan hadiah.
Terima kasih kepada yang telah berpartisipasi dalam KaryaKita 2009. Dan selamat kepada tiap nominator setiap bulannya sepanjang tahun 2009. Teruslah berkarya...